BERITA GORONTALO

opini

trending

daerah

Ad Placement

nasional

internasional

Kamis, 20 Juni 2024

Tokoh Muda NTT: Pentingnya Pendidikan Politik dan Partisipasi Aktif Masyarakat Dalam Pilkada 2024

Kupang — Dalam menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dibutuhkan adanya partisipasi aktif dan peningkatan pendidikan politik di masyarakat.

Adanya pendidikan politik dan partisipasi aktif masyarakat tersebut merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa dipandang sebelah mata dalam menyukseskan Pilkada 2024.

Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah NTT, Tita Nandita Oktaviani menuturkan bahwa masyarakat perlu terlibat secara aktif dalam Pilkada.

“Masyarakat perlu terlibat secara aktif dalam diskusi terbuka mengenai isu-isu penting yang dihadapi oleh daerahnya. Sehingga keputusan dalam pemilihan dapat didasarkan pada pemahaman yang kuat akan masalah-masalah tersebut,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan tingkat partisipasi aktif yang tinggi, menjadikan pengawasan terhadap berjalannya seluruh proses pesta demokrasi juga lebih baik, sehingga mencegah adanya pelanggaran.

“Selain itu, pengawasan terhadap jalannya kampanye juga perlu ditingkatkan juga mencegah adanya pelanggaran dan kecurangan yang dapat merusak integritas dari proses demokrasi di Indonesia,” ungkap Tita.

Tatkala masyarakat lebih paham mengenai hak dan kewajiban mereka dalam berdemokrasi, tentu akan meningkatkan tingkat efektivitas pengawasan dan mendorong pembangunan yang memicu kemajuan daerah.

“Pentingnya pendidikan politik dan partisipasi aktif masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024,” jelas Ketum IPM NTT itu.

“Pemahaman yang lebih baik tentang hak dan kewajiban dalam demokrasi berpotensi mematangkan masyarakat agar dapat lebih efektif dalam mengawasi kinerja para pemimpin yang akan terpilih dan mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkemajuan,” tambahnya.

Senada, Ketua Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia, Mariano Parada menjelaskan bahwa keterlibatan atau partisipasi aktif dari generasi muda dalam Pilkada menjadi hal sangat penting.

Bukan tanpa alasan, pasalnya di tangan para pemilih muda itu kunci perubahan nyata akan terwujud.

“Untuk teman-teman pemuda atau kaum milenial, terutama pemilih pemula, saya sampaikan bahwa partisipasi Anda dalam Pilkada 2024 adalah kunci perubahan nyata,” ungkap Mariano.

Apabila anak muda menggunakan hak suara mereka secara aktif, maka bukan tidak mungkin akan menentukan arah masa depan daerah dan negara ini.

Termasuk pula, di tangan pemuda, mampu memastikan siapa pemimpin yang akan memimpin dan mereka yang benar-benar mampu mewakili aspirasi rakyatnya.

“Dengan menggunakan hak suara Anda, Anda dapat menentukan masa depan daerah dan negara kita, serta memastikan bahwa kepemimpinan yang terpilih nanti adalah kehendak kita dan dipercayakan untuk benar-benar mewakili aspirasi dan harapan kita semua,” jelasnya.

Generasi Muda Harapkan Dukungan Berbagai Pihak untuk Kesuksesan Pilkada 2024

Kupang — Generasi muda mengharapkan adanya dukungan dari berbagai pihak lintas sektoral untuk menjamin kesuksesan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah NTT, Tita Nandita Oktaviani menuturkan bahwa dukungan seluruh pihak menjadi sangat penting untuk menyukseskan Pilkada.

“Penyelenggara Pemilu, KPU baik di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia juga diharapkan terus berupaya untuk menuntaskan tugas dan amanah yang diberikan untuk menyelesaikan atau menyelenggarakan Pilkada serentak tahun 2024 dengan baik,” katanya.

“Dukungan dari berbagai pihak juga sangat penting untuk mewujudkan suksesnya Pilkada 2024 secara serentak ini,” tambah Tita.

Menurutnya, dengan adanya partisipasi aktif semua pihak, maka bukan tidak mungkin juga akan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat luas dalam mengikuti Pilkada 2024.

Tita menambahkan, dengan banyaknya partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada, maka hal tersebut menandakan legitimasi kuat dari para pemimpin yang terpilih.

“Semua pihak, baik dari pemerintah, lembaga swadaya, masyarakat maupun beragam komunitas perlu bersama-sama mendukung Pilkada Serentak tahun 2024 ini dengan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat,” tuturnya.

“Sebagaimana pelaksanaan Pemilu 2024 yang partisipasi pemilih mencapai 81%, diharapkan tingkat pertisipasi pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2024 dapat lebih meningkat, dan menunjukkan legitimasi kuat dari para pemimpin yang terpilih,” tambahnya.

Membahas mengenai partisipasi aktif masyarakat, Ketum IPM NTT tersebut menjelaskan bahwa ternyata keikutsertaan bukan hanya sebatas pemilihan saja, namun juga melibatkan pengawasan serta pemahaman mendalam.

“Partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi tidak hanya sebatas pada pemilihan, tetapi juga melibatkan pengawasan terhadap jalannya proses pemilihan serta pembangunan pemahaman yang mendalam tentang calon pemimpin dan visi misi dari para calon pemimpin,” ujarnnya.

Sementara itu, menurut Mariano Parada selaku Ketua Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia, bahwa adanya pemanfaatan media sosial yang bijak juga termasuk salah satu bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam Pilkada.

Pasalnya, melalui media sosial, memungkinkan masyarakat untuk melakukan pemantauan secara langsung atas bagaimana berjalannya Pilkada 2024.

Termasuk juga, dengan menggunakan media sosial, masyarakat pun bisa melaporkan jika menjumpai adanya kecurangan.

“Termasuk memungkinkan masyarakat untuk melaporkan kecurangan apabila terjadi,” jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Mariano penggunaan media sosial menjadi hal yang penting sebagai salah satu bentuk dukungan nyata untuk menyukseskan Pilkada 2024.

“Karena itu, platform digital ini menjadi sarana atau wadah yang sangat cepat untuk masyarakat bisa mengakses informasi Pemilu, termasuk menjadi sarana untuk masyarakat bisa mengawasi langsung proses pemilihan yang berlangsung,” pungkasnya.

Pengoptimalan Dunia Digital Bantu Atasi Penyebaran Hoaks Jelang Pilkada 2024

Kupang — Pengoptimalan dunia digital akan sangat membantu untuk mengatasi penyebaran berita bohong atau hoaks menjelang pelaksanaan Pilkada 2024.

Ketua Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia, Mariano Parada berharap bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 bisa berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan apapun, termasuk penyebaran hoaks.

“Kita berharap Pilkada 2024 yang berjalan serentak di seluruh Indonesia aman, damai dan sukses,” katanya.

Hal tersebut lantaran keberadaan berita bohong sendiri menjadi salah satu tantangan yang nyata dalam penyelenggaraan Pilkada.

“Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa tentu ada tantangan dalam penyelenggaraan Pilkada di tahun 2024 ini, termasuk penyebaran informasi hoaks atau berita bohong dan rendahnya partisipasi pemilih dan juga logistik yang kompleks,” ungkap Mariano.

Sehingga, menurutnya, untuk bisa mengatasi tantangan tersebut adalah dengan sosialisasi dan penguatan regulasi informasi digital.

Dengan optimalisasi dunia digital yang baik, justru akan semakin menjadikan pemungutan suara nantinya jauh lebih transparan.

“Untuk mengatasinya perlu adanya sosialisasi atau kampanye sehingga bisa meningkatkan partisipasi pemilih, lalu memperkuat regulasi informasi digital,” jelas Ketua Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia itu.

“Bagaimana bisa memanfaatkan teknologi yang ada untuk bisa memanajemen logistik seperti pemungutan suara yang transparan,” lanjutnya.

Menurutnya, keberadaan teknologi dan media sosial sendiri merupakan sarana yang sangat penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam Pilkada 2024.

“Teknologi dan media sosial ini menjadi sarana yang sangat terpenting dan memainkan peran yang sangat penting pula untuk bisa meningkatkan transparansi dan akuntabilitas Pilkada 2024,” kata Mariano.

“Karena melalui teknologi dan media sosial ini dapat menyebarkan informasi secara luas dan cepat. Masyarakat juga bisa memantau langsung proses pemungutan dan penghitungan suara secara real time di TPS masing-masing,” sambungnya.

Ketika optimalisasi dunia digital membaik, maka bukan tidak mungkin akan meningkatkan partisipasi aktif dari para pemilih dalam Pilkada.

Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah NTT, Tita Nandita Oktaviani menjelaskan bahwa adanya partisipasi aktif masyarakat menjadi hal yang sangat penting.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam memastikan bahwa proses penyelenggaraan demokrasi ini berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang kompeten dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Pentingnya Partisipasi Seluruh Elemen Termasuk Kaum Muda dalam Pilkada 2024

Kupang — Partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk kaum muda sangat penting dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ketua Lembaga Peduli Masyarakat Timor Indonesia, Mariano Parada mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pilkada 2024 adalah hal yang penting.

Pasalnya, dengan adanya Pilkada maka semakin memperkuat demokrasi Indonesia dan melibatkan masyarakat dalam menentukan arah kepemimpinan mendatang.

“Pilkada 2024 merupakan pilar penting dalam memperkuat demokrasi, karena melalui Pilkada 2024 ini masyarakat bisa mengevaluasi langsung kepemimpinan sebelumnya dan menentukan kepemimpinan lima tahun ke depan,” katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, lantaran pelaksanaan Pilkada sangat penting, maka menjadi penting pula partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.

“Yang terpenting adalah melalui Pilkada 2024 ini masyarakat bisa berpartisipasi dan memberikan hak suaranya, melaksanakan hak politiknya dan turut terlibat langsung dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan,” kata Mariano.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan beberapa langkah yang patut digencarkan untuk menggaet partisipasi aktif dari kaum milenial atau pemilih muda.

“Untuk meningkatkan partisipasi pemilih muda atau kaum milenial, atau yang kita kenal dengan pemilih pemula, tentu sosialisasi dan kampanye pendidikan politik penting dilakukan dengan cara melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter (X) dan terutama TikTok,” terangnya.

Tentu teman-teman content creator dan influencer, imbuhnya, menjadi alat yang sangat efektif untuk melakukan kampanye melalui media sosial.

“Selain itu bisa dilakukan melalui debat publik dan diskusi panel, termasuk lokakarya di kampus dan komunitas lokal sehingga bisa meningkatkan atau menyadarkan teman-teman pemilih pemula ini untuk bisa bepartisipasi di Pilkada 2024 nanti,” ucap Mariano.

Senada, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah NTT, Tita Nandita Oktaviani juga menyampaikan bahwa Pilkada 2024 adalah momentum penting dalam perjalanan demokrasi.

“Pilkada 2024 merupakan momentum penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Akhir tahun ini, pada 27 November 2024, publik di 37 Provinsi dan 508 Kabupaten/Kota akan melaksanakan penyelenggaraan Pemilu secara serentak,” ujarnya.

Lantaran dengan adanya Pilkada, akan turut menghasilkan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat selama 5 tahun mendatang.

Oleh karena itu, Tita beranggapan bahwa partisipasi aktif setiap elemen masyarakat juga menjadi hal yang sangat penting pula.

“Memilih pemimpin-pemimpin daerah yang tentunya akan menghasilkan pengembangan dan kesejahteraan masyarakat selama 5 tahun ke depan. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari setiap elemen masyarakat sangatlah penting,” pungkasnya.

Rabu, 19 Juni 2024

Waspada, Demo UU Tapera Berpotensi Ditunggangi Kelompok Kepentingan

Oleh : Alin Santika )*

Sebagian kelompok buruh berupaya menggelar demonstrasi menolak UU Tapera. Seluruh masyarakat juga diimbau untuk terus waspada akan terjadinya aksi demonstrasi atau unjuk rasa yang ternyata sangat berpotensi untuk ditunggangi oleh kelompok tidak bertanggung jawab hanya demi kepentingan mereka sendiri.

Dengan adanya kewaspadaan dari seluruh masyarakat, maka setidaknya mereka akan jauh lebih bijak dan selektif untuk menanggapi adanya suatu isu apapun dan tidak terburu-buru terpancing emosi sehingga mudah untuk mengikuti gerakan yang tidak jelas seperti aksi demonstrasi, termasuk mendemo hal yang sebenarnya justru mendatangkan banyak sekali manfaat untuk rakyat sendiri.

Tentu saja demonstrasi yang dilakukan sebagian elemen buruh berpotensi besar untuk menimbulkan kerusuhan di tengah kondisi yang kondusif, sehingga justru mengganggu masyarakat lain saat hendak menjalankan aktivitas sehari-harinya. Tentu jika demo buruh berlangsung, biasanya juga terdapat pihak-pihak tertentu yang hanya menungganginya demi kepentingan pribadi ataupun golongannya saja, sehingga sama sekali tidak mewakili kehendak masyarakat.

Ketidaktahuan sebagian elemen masyarakat mengenai dampak baik dari keberadaan Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat, maka menjadikan mereka mudah terprovokasi dan ikut dalam barisan gerakan unjuk rasa atau demonstrasi.

Terkait hal ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pemerintah sudah melakukan penghitungan dengan sangat matang sebelum pada akhirnya memutuskan untuk meneken aturan mengenai gaji karyawan swasta sebanyak 3 persen untuk simpanan Tapera.

Memang sudah menjadi hal biasa apabila suatu kebijakan yang baru menjadikan seluruh masyarakat untuk ikut berhitung pula. Terlebih, memang sebelumnya juga pernah terjadi di Indonesia ketika pemerintah memutuskan peserta BPJS Kesehatan non Penerima Bantuan Iuran (PBI) untuk mendaftar, sedangkan untuk iuran warga miskin ditanggung dengan prinsip gotong royong.

Kendati dulu kebijakan itu sempat mendapatkan penolakan dari sejumlah pihak, namun nyatanya saat ini, terbukti secara nyata bahwa masyarakat sendiri telah bisa merasakan bagaimana manfaat atas asuransi sosial tersebut.

Sementara itu, Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika sangat memuji bagaimana manfaat besar dari Tabungan Perumahan Rakyat untuk para pesertanya. Adanya Tapera tersebut sangat bermanfaat untuk membantu pembiayaan rumah bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) dengan cara meringankan cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Langkahnya yakni, pihak penerima manfaat akan mendapatkan insentif bunga, sehingga cicilan KPR yang mereka lakukan menjadi jauh lebih murah. Bahkan, bagi peserta Tepera yang telah memenuhi syarat penerima manfaat dan dirinya berniat untuk membeli rumah, seakan mendapatkan ‘karpet merah’.

Kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat merupakan semangat yang tinggi dari pemerintah untuk mampu menyediakan rumah bagi MBR. Di sisi lain, pekerja yang ternyata sudah memiliki rumah, dirinya tetap mendapatkan manfaat berupa pemupukan dana tabungan di akhir masa kepesertaannya.

Sampai saat ini, BP Tapera tengah mengembangkan pengembalian uang pokok beserta dengan pemupukan dari hasil investasi. Tidak tanggung-tanggung, bahkan seandainya seluruh masyarakat sudah mengetahui akan manfaat luar biasa dari UU Tapera, maka bukan tidak mungkin mereka akan mendaftarkan anak mereka sejak kecil agar menjadi peserta dalam Tabungan Perumahan Rakyat.

Di sisi lain, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menekankan bisa dirinya akan terus berfokus untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh pekerja dan pemberi kerja sepanjang tahun 2024 ini. Sebagai informasi bahwa UMP dengan Tapera sendiri merupakan dua hal yang berbeda lantaran UMP telah memiliki mekanisme yang jelas.

Adanya UU Tapera sendiri berawal dari pemerintah yang sangat memahami bagaimana kekhawatiran dan juga kegelisahan dari masyarakat. Sehingga adanya seperangkat aturan tersebut merupakan bentuk kehadiran nyata dari negara untuk memastikan seluruh hak warga negara demi mendapatkan kehidupan yang layak, baik itu dari segi pangan, sandang ataupun papan.

Sebelumnya, Tabungan Perumahan Rakyat memang sudah ada dan kini menjadi kelanjutan dari Bapertarum yang hanya untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) kala itu. Kemudian kini terus mengalami perluasan untuk juga membantu pekerja swasta dan mandiri demi mendapatkan hunian.

Hal tersebut lantaran untuk mengatasi adanya permasalahan mengenai backlog perumahan yang bahkan kini jumlahnya masih sangat besar, yakni 9,9 juta. Banyak pihak kemudian memperkirakan bahwa problem itu akan semakin membesar karena rata-rata harga properti per tahunnya mengalami kenaikan antara 10 hingga 15 persen.

Meski harga rumah dan tanah terus naik, namun gaji para pekerja tidak ikut linier dengan kenaikan harga properti. Sehingga menjadikan rumah semakin tidak terjangkau oleh masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah memikirkan bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan mendasar rakyatnya.

Segala kebermanfaatan dari UU Tapera memang tidak perlu diragukan lagi, semuanya demi masa depan rakyat sendiri. Oleh karena itu, kini masyarakat hanya harus meningkatkan kewaspadaan untuk tidak mudah terpancing atau terprovokasi atas adanya ajakan atau tindakan apapun yang justru berakhir pada aksi unjuk rasa atau demonstrasi, yang sangat rawan untuk ditunggangi oleh pihak tidak bertanggung jawab hanya demi melancarkan kepentingan mereka dan golongannya sendiri saja.

)* Penulis adalah kontributor Jendela Baca Institute

Pemerintah Berupaya Tumpas OPM Guna Wujudkan Perdamaian di Papua

Oleh : Jerome Maruna Kogoya )*

Bumi Cendrawasih, dengan warisan budaya yang kaya, ekosistem yang beragam, dan lokasi yang strategis, merupakan bagian integral dalam Republik Indonesia dulu, kini, dan selamanya.

Eksistensi Papua sendiri menjadi landasan jati diri bangsa Indonesia yang terkenal sebagai negeri yang multikultural. Sebab Papua menjadi rumah bagi 255 kelompok etnis yang berbeda, masing-masing dengan bahasa, tradisi, dan adat istiadatnya yang begitu unik dan mempesona, yang memperkaya lanskap budaya Indonesia dan menumbuhkan persatuan nasional di tengah keberagaman.

Akan tetapi, keberadaan kelompok separatis bernama Organisasi Papua Merdeka (OPM) berusaha untuk menghancurkan cita-cita luhur Bangsa Indonesia yang menginginkan persatuan dan keharmonisan dalam setiap kehidupan masyarakat di Tanah Air tercinta.

Dengan berlandaskan kekejaman, dan ketidakpeduliaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan, kelompok ini bertanggung jawab atas penculikan, pembunuhan, pemerkosaan, dan penghancuran terhadap infrastruktur, yang bertujuan untuk mengganggu stabilitas kawasan dan menarik perhatian internasional. Tindakan kekerasan ini seringkali menyasar desa, sekolah, dan fasilitas kesehatan sehingga menimbulkan ketakutan di kalangan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto mengatakan akan menindak tegas apa yang dilakukan oleh kelompok separatis tersebut. Tidak ada negara dalam suatu negara. Pernyataan itu menunjukkan ketegasan dari seorang panglima terhadap kondisi yang sedang dialami oleh masyarakat Papua.

Selain itu upaya pengiriman TNI Polri untuk melakukan operasi strategis dinilai sebagai upaya penegakan hukum kelompok separatis yang mengancam keamanan dan kenyamanan masyarakat di Papua. TNI telah melakukan berbagai operasi yang bertujuan untuk membongkar pertahanan OPM, menangkap tokoh-tokoh penting, dan menetralisir ancaman bersenjata. Sedangkan Polri berfokus pada pemeliharaan hukum dan ketertiban, melakukan investigasi, dan terlibat dalam perpolisian masyarakat untuk membangun kepercayaan masyarakat setempat.

Selain itu, Pemerintah juga telah berinvestasi dalam program pembangunan sosial-ekonomi di Papua sebagai pendekatan yang bersifat persuasif. Inisiatif seperti Undang-Undang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua tahun 2001 bertujuan untuk memberikan pemerintahan mandiri dan sumber daya keuangan yang lebih besar kepada wilayah tersebut. Pemerintah juga telah menggelontorkan dana untuk proyek infrastruktur, layanan kesehatan, dan pendidikan untuk meningkatkan kondisi kehidupan masyarakat Papua. Harapannya adalah dengan mengatasi permasalahan ekonomi dan mendorong pembangunan, daya tarik gerakan kemerdekaan akan berkurang.

Merangkul Papua sebagai bagian integral dari Indonesia melalui program-program pembangunan menggarisbawahi komitmen Pemerintah Indonesia terhadap inklusivitas dan pluralisme, serta menekankan bahwa Pemerintah Indonesia bersungguh-sungguh dalam upaya menciptakan kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Masyarakat Papua mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah dan mayoritas dari mereka menunjukkan keberpihakkannya kepada Indonesia.

Banyak tokoh masyarakat Papua yang menyuarakan dukungannya terhadap Pemerintah Indonesia. Salah satunya adalah seorang kepala suku di wilayah pegunungan Papua bernama Markus Haluk yang berhasil mengumpulkan dukungan dari berbagai suku untuk bersama-sama memberantas OPM. Bersama dengan tokoh adat lainnya, Markus Haluk membantu aparat keamanan dalam mengurangi aktivitas kelompok OPM melalui sosialisasi anti-radikalisme, pembentukan posko keamanan, hingga penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban.

Selain itu ada Tokoh Masyarakat Papua, Abisai Rollo yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Jayapura mengatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati buat Papua dan hanya ada satu bendera, yaitu bendera sang saka Merah Putih.

Aksi teror OPM hingga saat ini masih terjadi, dan pada akhirnya hanya menyengsarakan masyarakat Papua sendiri. Di penghujung tahun 2022, Sebby Sambom bersama kelompoknya melakukan pengusiran terhadap warga pendatang. Daerah-daerah seperti  Ndugama, Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak Papua, Pegunungan Bintang, dan Sorong-Maybrat sering dijadikan wilayah perang oleh OPM pimpinan Sebby Sambom. Mereka membakar dan menghancurkan sekolah, puskesmas dan fasilitas pemerintahan lainnya. Selain itu, OPM juga melakukan penembakan terhadap sejumlah pesawat seperti Trigana Air dan Dimonim Air.

Tindakan yang dilakukan kelompok OPM tidak pernah memedulikan dan selalu menentang usaha-usaha menuju Papua yang damai. Jika ada salah satu kelompok dari OPM mulai peduli dengan perdamaian di Papua, maka akan dihujat sebagai pengkhianat dan antek NKRI. Hal ini dialami oleh salah satu pimpinan senior OPM bernama Lambert Pekikir yang pada tahun 2014 mendeklarasikan “Deklarasi Keerom Damai” dan akhirnya dia dihujat oleh petinggi OPM.

Yang dibutuhkan masyarakat Papua bukanlah kemerdekaan melalui perjuangan patriotik bias dan menyimpang seperti yang dilakukan oleh OPM, tapi anak-anak Papua membutuhkan pendidikan yang layak, pemudanya butuh kesempatan untuk berkarya, para mamanya butuh tempat yang layak untuk berjualan dan para lelaki membutuhkan kesempatan untuk mengais rezeki yang layak untuk menghidupi keluarganya.

Komitmen pemerintah untuk menumpas OPM harus didukung dengan sungguh-sungguh oleh setiap warga Indonesia, termasuk warga Papua yang sebenarnya menjadi korban. Sebab upaya yang dilakukan oleh Pemerintah didorong oleh keinginan yang tulus dan kuat untuk menjaga persatuan bangsa dan keutuhan wilayah. Komitmen ini diwujudkan melalui kombinasi kekuatan militer, pembangunan sosial-ekonomi, dan strategi politik.

)* Mahasiswa Papua tinggal di Manado

Berbagai Program AMANAH Berikan Segudang Manfaat Bagi Masyarakat

Oleh : Ridwan Labib )*

Berbagai macam program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) mampu mendatangkan banyak sekali ragam manfaat, khususnya bagi masyarakat di daerah berjuluk Negeri Rencong tersebut.

Pasalnya, memang keberadaan AMANAH sendiri menjadi salah satu program unggulan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka untuk membantu peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Nusantara, termasuk Aceh.

Sehingga tentunya, karena menjadi program unggulan pemerintah, jelas bahwa Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat mampu mendatangkan banyak sekali manfaat bagi masyarakat setempat.

Salah satu manfaat nyata dari Program AMANAH yang langsung mampu masyarakat rasakan, yakni adanya pembekalan kepada seluruh generasi muda penerus bangsa dengan ilmu digital marketing.

Program inisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut mengajarkan bagaimana ilmu digital marketing dan juga entrepreneurship dalam pelatihan Nilam di Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK).

Pelatihan tersebut mencakup berbagai materi yang sangat berharga, termasuk juga adalah kelas digital marketing yang mendatangkan para narasumber sangat berkompeten di bidangnya, yakni dosen ekonomi USK.

Iskandarsyah Madjid, selaku dosen ekonomi Universitas Syiah Kuala memberikan wawasan yang sangat mendalam mengenai strategi pemasaran digital, kemudian juga menekankan akan bagaimana pentingnya kemampuan untuk menjual dalam era digital.

Keberadaan ilmu digital marketing memang sangat penting, lantaran apabila terdapat sebuah produk, yang meski bagus namun nyatanya tidak akan mendatangkan manfaat lebih apabila tidak adanya kemampuan dalam berjualan yang mumpuni.

Terlebih di jaman sekarang, teknologi juga sudah semakin maju, maka sudah pasti para pengusaha termasuk mereka yang berjualan produk lokal sekalipun harus segera mampu menguasai bagaimana caranya pemasaran dari sisi digital.

Dengan demikian, jika para pelaku usaha lokal memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam dunia digital, maka bukan tidak mungkin akan membuat produk jualannya jauh lebih efisien dan lebih mampu menjangkau banyak orang untuk mengetahui produk tersebut.

Sementara itu, menurut Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya Provinsi Aceh, Fitriany Farhas bahwa dirinya mengaku memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan Program AMANAH karena besarnya potensi pada program tersebut.

Selain itu, terlebih memang Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat sendiri banyak dari kegiatannya terus menyasar kepada generasi muda penerus bangsa, sehingga hal tersebut menjadi sangat penting bagi daerah berjuluk Negeri Rancong, mengingat akan bisa mengangkat harkat dan derajat wilayah itu dan mengentaskan dari kemiskinan.

Pemuda sendiri juga sejatinya merupakan aset bangsa dan negara, oleh karenanya mereka harus memiliki bekal yang cukup dengan berbagai macam ilmu pengetahuan serta keterampilan, sehingga menjadikan kompetensi yang anak muda miliki menjadi ke arah yang jauh lebih maju.

Sinergitas dari seluruh elemen, baik itu dari pihak pemerintah pusat, pemerintah daerah (Pemda) setempat, swasta hingga masyarakat sekitar dalam mendukung AMANAH juga hal yang krusial lantaran membantu anak muda dalam mempersiapkan diri mereka secara matang dalam menyalurkan inovasinya agar bersiap untuk menghadapi persaingan bahkan secara taraf global.

Adanya dukungan penuh dari semua pihak dalam Program Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat inisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut tentu mampu melahirkan generasi muda wilayah berjuluk Serambi Mekkah itu untuk menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sehingga mereka mampu menjadi penopang bagi perekonomian Aceh di masa yang akan datang.

Berbicara mengenai keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan hebat, memang untuk saat ini di Aceh sendiri masuk terdapat kekurangan, sehingga pemerintah kemudian memberikan fasilitas yang sangat memadai agar seluruh potensi, mulai dari bidang perikanan, pertanian bahkan pada bidang IT dan UMKM setempat mampu berkembang.

Dalam pengembangannya, BIN terus melakukan pemetaan terhadap potensi Bussines Case (BC). Di Provinsi Aceh terdapat 126 BC yang terdiri dari 12 sektor ekonomi kreatif di 23 kab/kota. BC di bidang kuliner cukup mendominasi dengan 28 BC atau 22%, diikuti oleh kerajinan tangan sekitar 25 BC atau 18%.  

Tentu akan menjadi hal yang sangat disayangkan apabila bagaimana kekayaan melimpah luar biasa atas sumber daya alam (SDA) yang Aceh miliki tidak mendapatkan dukungan yang optimal dari SDM yang mumpuni.

Karena meski memiliki kekayaan alam melimpah, namun jika sumber daya manusia yang mengelolanya tidak berkompeten, maka sama saja tidak akan terjadi peningkatan perekonomian apapun.

Lataran kebermanfaatan akan berbagai macam program yang AMANAH berikan mampu secara langsung berdampak secara positif bagi masyarakat, maka menjadikan bahkan ribuan santri Aceh sangat antusias dalam mengikuti kegiatan di sana.

Hal tersebut terlihat tatkala Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat melakukan sosialisasiprogramnya kepada generasi muda setempat yang berlangsung di Dayah (Pondok Pesantren), Dayah Babussalam Al Aziziyah Jeunib, Kecamatan Jeunib, Kabupatan Bireuen, Aceh.

Salah satu influencer, Syakir Daulat yang menilai bahwa keberadaan AMANAH mampu membawa anak muda setempat ke kancah nasional bahkan hingga internasional, karena semua bakat minat mereka tertampung dan terakomodasi dengan baik.

Program AMANAH terus mendatangkan banyak sekali manfaat, terlebih bagi masyarakat Aceh sehingga mereka bisa mengalami peningkatan potensi hingga kemajuan dan bahkan mampu menjadi masyarakat yang berdikari dengan adanya perekonomian yang lebih maju.

)* Penulis merupakan mahasiswa Universitas Abulyatama

Ad Placement

daerah

opini

trending